Teologis Manajemen Konflik Gerejawi: Upaya Rekonsiliasi Kristen dalam Kepemimpinan Hamba dan Pembangunan Kesatuan Tubuh Kristus
Abstract
Church conflicts not only reflect differing interests, but also test the church’s ability to uphold love, truth, reconciliation and unity when relationships break down. Conflicts rooted in differing visions of ministry, power struggles, poor communication, injustice and crises of trust can develop into polarisation and fragmentation within the community. These conditions highlight the need for a conflict management approach that goes beyond administrative resolution and is oriented towards the transformation of relationships and the restoration of church life. This study aims to formulate a theological understanding of church conflict management centred on reconciliation, servant leadership, and the building of the unity of the Body of Christ. This study employs a descriptive qualitative approach through a literature review; it can therefore be concluded that servant leadership transforms conflict management through humility, active listening, transparency, participation, justice and empowerment. Christian reconciliation takes place through the acknowledgement of wounds, repentance, forgiveness, the restoration of trust and equal acceptance. In conclusion, conflict can become a catalyst for renewal if managed in a restorative manner and oriented towards the unity of the Body of Christ. The Church needs to foster ongoing dialogue, pastoral care, and participatory post-conflict mechanisms. The novelty of this research lies in the construction of an integrated theological model that links conflict management, servant leadership, Christian reconciliation, and ecclesiology. This model positions unity as a transformational orientation that goes beyond the administrative resolution of conflict.
Abstrak
Konflik gerejawi tidak hanya mencerminkan perbedaan kepentingan, tetapi juga menguji kemampuan gereja memelihara kasih, kebenaran, rekonsiliasi, dan kesatuan ketika relasi mengalami keretakan. Konflik yang berakar pada perbedaan visi pelayanan, perebutan kewenangan, komunikasi buruk, ketidakadilan, serta krisis kepercayaan dapat berkembang menjadi polarisasi dan fragmentasi komunitas. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendekatan manajemen konflik yang tidak berhenti pada penyelesaian administratif, tetapi berorientasi pada transformasi relasi dan pemulihan kehidupan gerejawi. Penelitian ini bertujuan merumuskan pemahaman teologis tentang manajemen konflik gerejawi yang berorientasi pada rekonsiliasi, kepemimpinan hamba, dan pembangunan kesatuan tubuh Kristus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, maka dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan hamba mentransformasikan pengelolaan konflik melalui kerendahan hati, pendengaran aktif, transparansi, partisipasi, keadilan, dan pemberdayaan. Rekonsiliasi Kristen berlangsung melalui pengakuan luka, pertobatan, pengampunan, pemulihan kepercayaan, dan penerimaan setara. Kesimpulannya, konflik dapat menjadi momentum pembaruan apabila dikelola secara restoratif dan berorientasi pada kesatuan tubuh Kristus. Gereja perlu membangun dialog berkelanjutan, pendampingan pastoral, serta mekanisme partisipatif pascakonflik. Novelty penelitian terletak pada konstruksi model teologis terpadu yang menghubungkan manajemen konflik, kepemimpinan hamba, rekonsiliasi Kristen, dan eklesiologi. Model tersebut menempatkan kesatuan sebagai orientasi transformasional yang melampaui penyelesaian konflik administratif.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adilang, Ryanto, Merri Yollanda Menaheside, Vinka Dea Samalam, and Alden Barten Mongkau. “Strategi Kepemimpinan Pastoral Dalam Pengelolaan Konflik Jemaat.” THEOSEBIA: Journal of Theology, Christian Religious Education and Psychospiritual 2, no. 3 (2025): 48–60.
Arifianto, Yonatan Alex. “Membumikan Kepemimpinan Kristen Anti Kritik Dalam Nilai Etis Kristiani.” Apostolos: Journal of Theology and Christian Education 3, no. 1 (2023): 28–38.
Arifianto, Yonatan Alex, Hari Mulyono, and Richardo Nainggolan. “Etika Kepemimpinan Kristen Dalam Tantangan Kontemporer: Upaya Membangun Dedikasi Dan Integritas Kepemimpinan Gereja.” Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) 6, no. 2 (2024): 238–248.
Atabay, Zeynep Ece, Alessandra Macedonio, Tarek Teba, and Zeynep Unal. “Destruction, Heritage and Memory: Post-Conflict Memorialisation for Recovery and Reconciliation.” Journal of Cultural Heritage Management and Sustainable Development 14, no. 4 (2024): 477–496.
Bessie, Barbara Green Winslet, and Daud Saleh Luji. “Membangun Kerukunan Di Tengah Perbedaan: Praktik Resolusi Konflik Di Tengah Gereja.” Sukacita: Jurnal Pendidikan Iman Kristen 2, no. 3 (2025): 8–24.
Chip Rotolo, Smith, Gregory A. “Bagaimana Pandangan Warga Amerika Tentang Pengaruh Agama Dalam Pemerintahan Dan Kehidupan Publik.”
Driessen, Michael Daniel. “Interreligious Dialogue, Conflict Resolution and Peacebuilding: A Review.” Religions 16, no. 2 (2025): 150.
Dunaetz, David R. “Constructively Managing Program-Related Conflict in Local Churches.” Christian Education Journal 16, no. 2 (2019): 259–274.
Farahanifar, Maryam, Hasan Heidari, Hosein Davodi, and Seyed Ali Aleyasin. “The Effect of Acceptance and Commitment Therapy on the Conflict Resolution Styles of Incompatible Marital Women.” International Archives of Health Sciences 6, no. 2 (2019): 101–107.
Fisher, Ronald J. “Social-Psychological Processes in Interactive Conflict Analysis and Reconciliation 1.” In Conflict Resolution, 81–104. Routledge, 2018.
fronika Solin, Ncihur, and Meditatio Situmorang. “Pengaruh Gerakan Oikumenis Terhadap Kesatuan Dalam Gereja Multikultural.” Jurnal Ilmiah Research Student 2, no. 1 (2025): 10–18.
Galtung, Johan. “Perdamaian Dengan Mengubah Konflik Secara Damai--Pendekatan Transcend.” Handbook Studi Perdamaian Dan Konflik 22 (2018).
Group, Barna. “New Research: Pastors’ Sense of Calling Is Up-Satisfaction Is Lagging.”
Hasan, Irwan, and Abdon Amtiran. “Dialektika Narasi Teologis: Polarisasi Gereja Di Era Digital.” GRAVEOS JOURNAL 1, no. 2 (2025).
Hondo, Wantri, Dwi Septiarni Zagoto, and Lidia Gozali. “Dinamika Konflik Dan Rekonsiliasi Dalam Komunitas Kristiani: Telaah Biblika 2 Korintus 5 Dan Implikasi Praktis.” Jurnal Ilmiah SETITEL Imanuel 3, no. 2 (2025): 292–304.
Hunter, Danny. “Radical Ecclesiology: The Church as an Arena for Reconciliation through Cultivating Alternative Community.” Missiology 48, no. 1 (2020): 75–82.
Jun, Guichun. “Transforming Conflict: A Peacebuilding Approach for an Intergroup Conflict in a Local Congregation.” Transformation 35, no. 1 (2018): 1–14.
Kasmawanto, Zuli, and Khoirotun Ni’mah. “Manajemen Konflik Untuk Keberhasilan Organisasi: Strategi Dan Tantangan.” HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora 17, no. 1 (2025): 64–75.
Kazanskaia, A N. “Legal and Ethical Considerations in Conflict Resolution: Frameworks, Principles, and Applications in Religious Contexts.” Neya Global Journal of Non-Profit Studies. https://doi. org/10.64357/neya-gjnps-cn-rs-rl-cx-10 (2025).
Lambelet, Kyle B T. “Conflict as Communion: Toward an Agonistic Ecclesiology.” Journal of Anglican Studies 17, no. 2 (2019): 133–147.
Lase, Surudiaman, and Riste Tioma Silean. “Menjadi Gereja Yang Membina: Tanggung Jawab Spiritual Dalam Pertumbuhan Jemaat.” Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen dan Katolik 3, no. 2 (2025): 119–131.
Linansera, Zet Reinaldo, Soneta Sang Surya Siahaan, Rohana J Sutjiono, and Leyna Nainggolan. “Gereja Di Tengah Krisis Demokrasi: Menakar Ulang Suara Profetik Bagi Bangsa.” Semper Reformanda 6, no. 1 (2024): 12–22.
Lolowang, Cassandra Laurensia, Beni Chandra Purba, and Budi Kelana. “Dinamika Kepemimpinan Pastoral Dalam Konteks Manajemen Gereja Modern.” JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi Dan Pendidikan Kristen 1, no. 4 (2023): 40–53.
Matshobane, Mangaliso, and Maake J Masango. “Understanding Power Struggles in the Pentecostal Church Government.” HTS: Theological Studies 74, no. 1 (2018): 1–6.
Millitia Christi Karin Pay, Apriani Lengrans, and Meydi Sumeleh. “Dari Konflik Menuju Rekonsiliasi: Konseling Pastoral Dalam Membangun Kembali Relasi Pendeta Dan Jemaat Di Gmih Siloam Gosoma.” HOSPITALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 2 (2025): 22–29.
Nainggolan, Sarman Parhusip, Ribkah Femmy Tamibaha, and Hari Lewarnata. “Manajemen Konflik Merupakan Upaya Meningkatkan Kinerja Pelayan Organisasi Dalam Gereja.” Sabda: Jurnal Teologi Kristen (2023).
Ngesthi, Yonathan Salmon Efrayim, and Yonatan Alex Arifianto. “Memetakan Tantangan Kepemimpinan Kristen Dalam Pembacaan Reflektif 2 Timotius 2:15-16.” Jurnal Teruna Bhakti 6, no. 1 (2023): 59–69.
Obi, Innocentina-Marie, Katalien Bollen, Hillie Aaldering, and Martin Claes Euwema. “Servant and Authoritarian Leadership, and Leaders’ Third-Party Conflict Behavior in Convents.” International Journal of Conflict Management 32, no. 5 (2021): 769–790.
Parulian, Anita Mariana. “Teologi Kasih Dan Rekonsiliasi Antarumat Beragama Di Era Society 5.0: Sebuah Pendekatan Humanioristik.” Jurnal Nirta: Studi Inovasi 4, no. 1 (2024): 581–589.
Prong, Iswanda Alfilia, and Hendry Corneles Mamengko Runtuwene. “Mengawali Rekonsiliasi Secara Menyeluruh Dalam Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).” Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 6, no. 2 (2025): 359–375.
Raintung, Agnes, Meily M. Wagiu, Riandli Saliareng, Sindy Poluan, and Renaldy V. Somba. “Konflik Peran Penatua Dan Diaken: Implikasi Terhadap Efektivitas Pelayanan Pastoral Di Gereja.” Danum Pambelum: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja 4, no. 1 (March 2024): 13–21.
Reskita, Aimme, Iteor Tappi’Cia’ba, Theo Lheci, Yuyun Febrianti, and Hazaryani Bombongan. “Pembentukan Pemimpin Pelayan Berbasis Komunitas: Implementasi Di Organisasi Nirlaba Kristen Mengacu Markus 10: 45 Dan Gagasan Robert K. Greenleaf.” Nubuat: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik 2, no. 3 (2025): 1–18.
Rohmah, Elva Imeldatur. “Dinamika Kekuasaan Dalam Penyelesaian Konflik Antar Agama.” Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin 22, no. 2 (2023): 157–169.
Ruhulessin, Johny Christian. “Konflik Dan Rekonsiliasi Antarjemaat: Sebuah Analisis Teologis.” KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) 7, no. 2 (2021): 329–337.
Samuel W.L. Wanget, Merri Yollanda Menaheside, Jenifer Theresia Paulus, and Incha Lahimade Kasalang. “Melayani Dengan Hati Kepemimpinan Pastoral Dalam Menyelesaikan Konflik Gereja.” ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling 2, no. 2 (2025): 46–57.
Schliesser, Christine. “The Road to Reconciliation-Insights from Christian Public Theology.” Religions 13, no. 3 (2022): 230.
Sihombing, Danico, Paulus Kunto Baskoro, and Arman Susilo. “Kolabor-Aksi: Model Manajemen Kepemimpinan Sebagai Solusi Konflik Jemaat Menurut Kisah Para Rasul 6: 1-7.” Jurnal Lentera Nusantara 3, no. 2 (2024): 96–112.
Sihombing, Robinhot, Tetti Manullang, Ruslan J Pardosi, Justice Zeni Zari Panggabean, and Surnika R Manik. “Pneumatologi Kepemimpinan: Rekonstruksi Teologis Servant Leadership Dalam Formasi Mahasiswa Teologi Di Era Post-Secular.” KURIOS 11, no. 2 (2025): 621–636.
Siregar, Jonri Muksen. “Penyelesaian Konflik Yang Sehat Di Dalam Gereja Berdasarkan Eksposisi Kisah Para Rasul.” SAINT PAUL’S REVIEW 5, no. 1 (2025): 267–281.
Spears, Larry C. “Servant Leadership and Robert K. Greenleaf’s Legacy.” In Servant Leadership: Developments in Theory and Research, 15–35. Springer, 2025.
Stefanus, Simon, Habel S J Rieuwpassa, and others. “Gereja Dan Kohesi Sosial: Eklesiologi Profetik Dalam Masyarakat Plural Dan Terpolarisasi.” Jurnal Teologi Gracia Deo 7, no. 1 (2024): 163–177.
Subagyo, Andreas B. Pengantar Riset Kuantitatif Dan Kualitatif: Termasuk Riset Teologi Dan Keagamaan. Bandung: Yayasan Kalm Hidup, 2020.
Suhadi, Suhadi, and Yonatan Alex Arifianto. “Pemimpin Kristen Sebagai Agen Perubahan Di Era Milenial.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 1, no. 2 (2020): 129–147.
Susilo, Arman, and Paulus Kunto Baskoro. “Tantangan Kepemimpinan Kristen Di Era Disrupsi Dalam Gereja Tuhan.” Ritornera-Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia 4, no. 2 (2024): 116–134.
Sutono, Yohanes, Yonatan Alex Arifianto, and Noel Yosan Loveano. “Deskriptif Kepemimpinan Kristen Dalam Perspektif Filipi 2: 3-8.” Jurnal Ap-Kain 1, no. 1 (2023): 15–24. http://e-journal.stakdiaspora.ac.id/index.php/JAK/article/view/58.
Suwuh, Novita, and Maria Elisa Tulangouw. “Menelisik Konflik Yang Terjadi Di Tengah Kehidupan Jemaat.” Jurnal Teologi: MUNTEP 1, no. 2 (2025): 80–96.
Tambunan, Leo Alexander. “Kepemimpinan Hamba Dalam Konteks Pelayanan Gereja: Sebuah Kajian Teologis Dan Praktis” (n.d.).
Tangen, Karl Inge. “Servant Leadership and Power: An Introductory Theological Analysis.” Scandinavian Journal for Leadership and Theology 6 (2019).
Tanuhendrata, Michael Sofian, and Jacob Messakh. “Rekonsiliasi Dan Pemulihan Relasi Dalam Perspektif Teologi Pengampunan: Tafsir Teologis Kejadian 50: 15--21.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 6, no. 2 (2025): 158–167.
Telaumbanua, Andrika, Erni Dethan, and others. “Kajian Konseptual Kepemimpinan Struktural Gereja Lokal Dalam Mendorong Dialog Antaragama Untuk Mereduksi Konflik Sosial.” Vox Divina (2025): 48–60.
Volf, Miroslav. Exclusion and Embrace, Revised and Updated: A Theological Exploration of Identity, Otherness, and Reconciliation. South Nashville: Abingdon Press, 2019.
Volf, Miroslav, and Matthew Croasmun. For the Life of the World (Theology for the Life of the World): Theology That Makes a Difference. Michigan: Brazos Press, 2019.
Zebua, Perlin. “Formulasi Teologi Integratif Sebagai Fondasi Konseptual Bagi Pendidikan Kristen Dalam Menjawab Tantangan Zaman.” Jurnal Teologi Pondok Daud 8, no. 1 (2025).
DOI: https://doi.org/10.59177/jln.v5i2.563
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Alamat: Jln. Kyai Sono, No. 2, Kelurahan Genuk-Ungaran - Kabupaten Semarang, Prov. Jawa tengah
Publisher: Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara
Website: https://sttkn.ac.id/




