Metode Bermain Salah satu Metode Pembelajaran Untuk Anak

Ester Ester, Daniel Setiawan Giamulia

Abstract


Playing is a child's daily activity. Play has a big influence on children's development, both physically and mentally. One method of learning in children, especially early childhood is the play method.Basically, children like to play, move, sing and dance, either alone or in groups. Play can develop physical, motor, social, emotional, cognitive, creativity, language, behavior, sensory acuity, release tension and therapy for both physical and mental. Therefore, the play method is very suitable for the child's learning process. If the playing method is carried out without proper preparation, the learning objectives cannot be achieved optimally. On the other hand, if properly prepared, the play method can help students understand the lesson. The method of playing requires strategy and media. The playing method has strengths and weaknesses that educators need to know and understand.

Abstrak

Bermain adalah aktivitas anak sehari-hari. Bermain memberi pengaruh besar bagi perkembangan anak, baik secara fisik maupun mental. Salah satu metode pembelajaran pada anak khususnya anak usia dini adalah metode bermain. Pada dasarnya anak-anak suka bermain, bergerak, bernyanyi dan menari, baik dilakukan sendiri maupun berkelompok. Bermain dapat mengembangkan fisik, motorik, sosial, emosi, kognitif, daya cipta, bahasa, perilaku, ketajaman penginderaan, melepaskan ketegangan dan terapi bagi fisik maupun mental. Oleh sebab itu, metode bermain sangat cocok bagi proses pembelajaan anak. Apabila metode bermain dilakukan tanpa persiapan yang matang, maka tujuan pembelajaran tidak dapat tercapai secara maksimal. Sebaliknya, jika dipersipkan dengan baik, maka metode bermain dapat menolong anak didik memahami pelajaran. Metode bermain memerlukan strategi dan media. Metode bermain memiliki kekuatan dan juga kelemahan yang perlu diketahui dan dipahami oleh pendidik.


Keywords


Play Method, Children

Full Text:

PDF

References


Asfandyar, A. Y. (2009). Kenapa Guru Harus Kreatif? PT Mizan Pustaka.

Isjoni. (2010). Model Pembelajaran Anak Usia Dini. Alfabeta.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (n.d.). , Https://Kbbi.Web.Id/Analisis.

Mukhtar, L. (n.d.). Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini Teori dan Aplikasi. Prenadamedia Group.

Nasional, K. P. (2010). Kurikulum Taman Kanak-kanak. Direktorat Pembinaan Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar.

Perdani, P. A. (2013). Peningkatan keterampilan sosial melalui metode bermain permainan tradisional pada anak TK B. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 7(2), 234–250.

Purwoto, P., Budiyana, H., & Arifianto, Y. A. (2020). Landasan Teologis Pendidikan Kristen dalam Perjanjian Baru dan Relevansinya bagi Pendidikan Kristen Masa Kini. DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 34–48.

Romini, R., & Harefa, I. D. (2020). Manfaat Penggunaan Alkitab Bergambar Terhadap Perkembangan Kerohanian Anak Future Center Usia 7-9 Tahun Di Buluh Awar. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 1(1), 1–14.

Setiyowati, E. P., & Arifianto, Y. A. (2020). Hubungan Kompetensi Pedagogik Guru dan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan. SIKIP Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 78–95.

Siska, Y. (2011). Penerapan metode bermain peran (role playing) dalam meningkatkan keterampilan sosial dan keterampilan berbicara anak usia dini. J. Educ, 1(1), 31–37.

Subono, A. (2000). Sumber Belajar dan Alat Permainan. PT Gresindo.

Zaini, A. (2015). Bermain Sebagai Metode Pembelajaran Bagi Anak Usia Dini. IAINKudus, 3 no 1, 118–134.

Zaluchu, S. E. (2020). Strategi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i1.167


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Ester Ester, Daniel Setiawan Giamulia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.