Kajian Teologis Konsep Pemberitaan Injil Berdasarkan 2 Korintus 5: 18-21

Yonathan Salmon Efrayim Ngesthi, Aris Munandar, Soelistiyo Daniel Zacheus, Matius I Totok Dwikoryanto

Abstract


Preaching the gospel in believers requires responsibility and courage to actualize it. But many people do not understand that evangelism is God's way of working with people to bring a message of reconciliation to people. Through descriptive qualitative methods with a literature study approach, it can be concluded that God's people must be able to understand that there is a heart of God in saving humans in God's mission of reconciliation for humans. Furthermore, God's people can also understand how God entrusts the task of serving missions to be a priority and responsibility to do, because being a messenger of Christ for the salvation of others is a way for believers to respond to God's call to be a blessing to this world.

Abstrak

Memberitakan injil dalam diri orang percaya memerlukan tanggung jawab dan keberanian dalam mengaktualisasi. Namun banyak orang tidak memahami bahwa penginjilan adalah cara Allah bekerja sama dengan manusia membawa pesan pendamaian bagi manusia. Melalui metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi literature dapat disimpulkan bahwa umat Tuhan harus dapat memahami bahwa adanya hati Allah dalam menyelamatkan manusia dalam misi pendamaian Allah bagi manusia. Selanjutanya umat Tuhan dapat mengerti juga bagaimana Allah Mempercayakan tugas pelayanan misi menjadi prioritas dan tanggung jawab untuk dikerjakan, sebab menjadi utusan Kristus bagi keselamatan orang lain adalah merupakan cara orang percaya merespon panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi dunia ini.


Keywords


Preaching the Word, Great Commission, Corinth, Messenger of Christ

Full Text:

PDF

References


Abrahamsz, S. J. R., & Tuhumury, P. (2012). Model Penginjilan dalam Yohanes 4:4-42 dan Implementasinya pada Masa Kini. Jurnal Jaffray, 10(2), 104–139. https://doi.org/10.25278/jj71.v10i2.55

Arifianto, Yonatan Alex. (2021). MEREDUKSI STIGMATISASI MISIOLOGI HANYA UNTUK PEMIMPIN GEREJA SEBAGAI MOTIVASI ORANG PERCAYA UNTUK MENGINJIL. Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika, 3(1), 47–59.

Arifianto, Yonatan Alex, & sumiwi Rachmani, A. (2020). Peran Roh Kudus dalam Menuntun Orang Percaya kepada Seluruh Kebenaran Berdasarkan Yohanes 16 : 13. Jurnal Diegesis, 3(1), 1–12.

Arifianto, Yonatan Alex, Triposa, R., & Lembongan, P. K. (2020). Bible Study of Mission and Discipleship in the Great Commission and Its Implications for Today’s Christian Life. Diegesis: Jurnal Teologi, 5(2), 25–42.

Arifianto, Yonathan Alex, & Dominggus, D. (2020). Deskripsi Teologi Paulus Tentang Misi dalam Roma 1: 16-17. ILLUMINATE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 70–83.

Artanto, W. (1997). Menjadi Gereja Missioner Dalam Konteks Indonesia,. BPK Gunung Mulia.

Badai, K., Djeremod, K., & Keriapy, F. (2020). Penginjilan Sebagai Upaya Meneguhkan Keyakinan Keselamatan Anak. HARVESTER: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, 5(2), 120–134.

Bibleworks, B. ceased operation as a provider of. (2018). BibleWorks.

Bosch, D. J. (2006). Transformasi Misi Kristen: Sejarah Teologi Misi yang Mengubah dan Berubah. BPK Gunung Mulia.

Bosch, D. J. (2018). Tranformasi Misi Kristen, sejarah Teologi Misi yang Mengubah dan Berubah. BPK Gunung Mulia.

Damarwanti, S. (2020). Pandangan Rasul Paulus tentang Jembatan Pengantar Injil. Kajian Misiologi terhadap I Korintus 9:1-23. SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI. https://doi.org/10.46495/sdjt.v8i2.53

Darmawan, I. P. A. (2019). Jadikanlah Murid: Tugas Pemuridan Gereja Menurut Matius 28:18-20. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(2), 144. https://doi.org/10.46445/ejti.v3i2.138

Dever Mark. (2010). Sembilan Tanda Gereja Yang Sehat. Momentum.

Dwiraharjo, S. (2019). Kajian Eksegetikal Amanat Agung menurut Matius 28 : 18-20. Jurnal Teologi Gracia Deo, 1(2), 56–73.

Groothius Douglas. (2003). Pudarnya Kebenaran. Momentum.

Hartono, H. (2018). Mengaktualisasikan Amanat Agung Matius 28:19-20 dalam Konteks Era Digital. Kurios, 4(2), 157-166.

Hutahaean, T. H. (2019). Signifikansi Apologetika dalam Penginjilan. Stulos, 17(1), 54–74.

Jenson, R., & Stevens, J. (2004). Dinamika Pertumbuhan Gereja. gandum mas.

Laia, K. H. (2019). Pertumbuhan Gereja Dan Penginjilan Di Kepulauan Nias. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i2.46

Manurung, K. (2020). Efektivitas Misi Penginjilan dalam Meningkatkan Pertumbuhan Gereja. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 4(2), 225–233. https://doi.org/10.30648/dun.v4i2.242

Müller, K., Gensichen, H.-W., & Rzepkowski, H. (1987). Mission theology: An introduction. Steyler Verlag Wort u. Werk.

Nugroho Andreas E, & Chen, J. E. (2019). Mandat Ilahi Dalam Peran Sosial Budaya Bagi Penginjilan Di Thailand. THE WAY Jurnal Teologi Dan Kependidikan, 5(2), 113–124.

Oci, M. (2019). Implikasi Misiologi Dalam Pengembangan Kurikulum Agama Kristen di Gereja Lokal. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i1.29

Packer, J. . (2003). Penginjilan dan Kedaulatan Allah. Momentum.

Pandie, M. M. (2012). Misteri Allah Dalam Pandangan Paulus Dan Implikasinya Bagi Pemberitaan Masa Kini. Jurnal Jaffray. https://doi.org/10.25278/jj.v10i2.059.166-179

Panjaitan, F., & Siburian, H. H. (2019). Misi Kristologi Dalam Konteks Kebudayaan. LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta, 1(1), 44–61.

Rick Meyers. (2020). e-Sword® (Version 12.2.0). Rick Meyers All Rights Reserved Worldwide.

Rumondor, B. (2020). Peranan Penginjilan Dalam Pertumbuhan Iman Di Gereja Masehi Injili Indonesia (Gemindo) Wilayah Sulawesi Utara. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 50–61.

Santosa1, & Aprianto, G. F. (2020). Implementasi Penginjilan dan Pemuridan dalam Pengembangan Karakter Jujur Anak Usia 9-10 Tahun No Title. Teologi, 2(2), 1–15.

Siagian, F. (2016). Rekonstruksi Misi Gereja Di Abad 21. Syntax Literate, 1(4), 1–13.

Stephanus, D. S. P. (2019). Mengajarkan Penginjilan sebagai Gaya Hidup Orang Percaya. REDOMINATE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 1(1), 12–22.

Stevanus, K. (2019). Benarkah Injil untuk Semua Orang. Diandra Kreatif.

Stevanus, K. (2020). Karya Kristus Sebagai Dasar Penginjilan di Dunia Non-Kristen. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 3(1), 1–19. https://doi.org/10.34081/fidei.v3i1.119

Tari, E. (2019). PENERAPAN POLA PELAYANAN YESUS. Cultivation. https://doi.org/10.31220/osf.io/8jxnw

Tomatala, D. Y. (2004). Penginjilan Masa Kini Jilid I. Gandum Mas.

Tomatala, Y. (2004). Penginjilan Masa Kini 1. Gandum Mas.

Widjaja, F. I. (2020). Misiologi Antara Teori, Fakta Dan Pengalaman. April, 198. https://doi.org/10.31219/osf.io/qz7cu

Woga, E. (2002). Dasar-dasar Misiologi. penerbit Kanisius.

Woga, E. (2009). Misi, Misiologi, dan Evangelisasi di Indonesia. penerbit Kanisius.

Zaluchu, S. E. (2020). Strategi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(1), 28–38. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i1.167


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Yonathan Salmon Efrayim Ngesthi, Aris Munandar, Soelistiyo Daniel Zacheus, Matius I Totok Dwikoryanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.