Pendidikan Kristen Dalam Menghadapi Pembelajaran Daring Sinkron dan Asinkron

Dejan Filgod, Wiyun Philipus Tangkin

Abstract


Education should be implemented online whether synchronously and asynchronously because of Covid-19 pandemic since the end of 2019. According to the survey from KPAI on 1.700 students, there are problems are occurred during the implementation of online learning. Problems that occurred throughout the online learning caused by several aspects such as facility, the teacher, and the student. Significantly, education should be conducted consecutively because it is a long-life process. This paper serves to investigate responses that Christian education should apply to face current issues. Literature review based on the truth of the Scripture as the source of truth is used in writing this paper. An understanding of the definition and purpose of Christian education will assist each individual who is involved in education. For that reason, personal identity as a concrete embodiment of God’s Image which is marred with sin yet redeemed by Christ has implications for every action that is committed by each person. Last but not least, live in vigilance based on the Scripture’s truth will prepare the teacher to be responsive to face every problem. Thus, every person in Christian education should have that understanding. Therefore, Christian education will have a proper response in facing problems throughout its implementations in online learning during the Covid-19 pandemic and other kinds of problems.


Keywords


Christian education; online learning; synchronous; asynchronous.

Full Text:

PDF

References


Aliwanto. “ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA.” Jurnal Konseling GUSJIGANG III, no. 1 (2017): 64-71.

Arifin, Novial Zainul. Tantangan Belajar di Rumah, Dari Gadget Hingga Bayar SPP - AIMAN (Bag2). 4 May 2020. https://www.kompas.tv/article/79515/apa-kabar-belajardirumah-aiman-bag2.

Astuti, Nur Azizah Rizki. KPAI Ungkap Kendala Anak Saat Belajar Daring: Kuota-Beban Tugas Tinggi. 25 Juni 2020. https://news.detik.com/berita/d-5067692/kpai-ungkap-kendala-anak-saat-belajar-daring-kuota-beban-tugas-tinggi.

Ayuningtyas, Novita. 10 Jenis Komunikasi Daring, Jarang yang Tahu Ini Penjelasan Macamnya. 6 Maret 2019. https://www.liputan6.com/tekno/read/3910588/10-jenis-komunikasi-daring-jarang-yang-tahu-ini-penjelasan-macamnya.

Bahtiar, Fahmi. Survei KPAI, Pelajar Merasa Berat dengan Pembelajaran Jarak Jauh. 27 April 2020. https://nasional.sindonews.com/read/8899/144/survei-kpai-pelajar-merasa-berat-dengan-pembelajaran-jarak-jauh-1587974669.

Bavink, Herman. Reformed Dogmatics. Netherlands: Baker Academic, 2011.

Berkhof, Louis. Teologi Sistematika 2: Doktrin Manusia. Jakarta: Penerbit Momentun, 2006.

Berkhof, Louis, dan Cornelius Van Til. Dasar Pendidikan Kristen. Surabaya: Momentum, 2013.

Calvin, Yohanes. Institutio: Pengajaran Agama Kristen Cet. 11. Disunting oleh Staf Redaksi BPK Mulia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Chrismastianto, Imanuel Adhitya Wulanata . “Peran dan Karya Roh Kudus serta Implikasinya terhadap Pengembangan Pribadi dan Kualitas Pengajaran Guru Kristen.” Polyglot: A Journal of Language, Literature, Culture, and Education XIV, no. 1 (2018): 19-30.

Cully, Iris V. Dinamika Pendidikan Kristen. Jakarta: Gunung Mulia, 2009.

Darmayanti, Tri, Madhe Yudhi Setiani, dan Boedhi Oetojo. “E-LEARNING PADA PENDIDIKAN JARAK JAUH: KONSEP YANG MENGUBAH METODE PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA.” Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh VIII, no. 2 (2007): 99-113.

Debora, Kiki, dan Chandra Han. “Pentingnya Peranan Guru Kristen dalam Membentuk Karakter Siswa Dalam Pendidikan Kristen: Sebuah Kajian Etika Kristen.” Dilegentia: Journal of Theology and Christian Education II, no. 1 (2020): 1-14.

Eliman. “Model bimbingan dalam pendidikan agama Kristen terhadap pembentukan moral anak didik usia 6-8 tahun.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, 2017: 139–153.

Firdausya, Ihfa. Survei KPAI: Mayoritas Siswa tak Senang Pembelajaran Jarak Jauh. 27 April 2020. https://mediaindonesia.com/read/detail/307985-survei-kpai-mayoritas-siswa-tak-senang-pembelajaran-jarak-jauh.

Graham, Donovan L. Teaching redemptively: Bringing grace and truth into your classroom 2nd ed. Colorado Springs: Purposeful Design Publication, 2009.

Hamdani. Dasar-dasar Kependidikan . Bandung: CV. Pustaka Setia, 2011.

Hermino, Agustinus. Guru dalam Tantangan Globalisasi. Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA, 2018.

Hoekema, Anthony A. Manusia: ciptaan menurut gambar Allah. Surabaya: Momentum, 2008.

Hrastinski, Stefan. “Asynchronous and Synchronous E-Learning.” EDUCAUSE Quarterly XXXI, no. 4 (2008): 51-55.

Intarti, E. R. “Peran guru pendidikan agama Kristen sebagai motivator.” REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 2016: 260–272.

Ismail, Ilyas. “Kinerja dan kompetensi guru dalam pembelajaran.” Lentera Pendidikan 13 (2010): 44.

Jannah, Mulftahul Selfie. Segudang Masalah Belajar dari Rumah karena Corona COVID-19. Disunting oleh Rio Apinino. 20 March 2020. https://tirto.id/segudang-masalah-belajar-dari-rumah-karena-corona-covid-19-eGqQ.

Kadir, Abdul. Dasar-dasar Pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group, 2012.

Knight, George R. Filsafat dan Pendidikan. Jakarta: Universitas Pelita Harapan Press, 2009.

Lanti, Elly. Media Pengembangan Pendidikan Karakter bagi Siswa Sekolah Dasar. Gorontalo: Athra Samudra, 2017.

Murphy, Elizabeth, Maria A Rodríguez-Manzanares, dan Michael K. Barbour. “Asynchronous and Synchronous Teaching and Learning in High-School Distance Education.” British Journal of Educational Technology XLII, no. 4 (2011): 583-591.

Nadeak, Erni Hanna, dan Dylmoon Hidayat. “Karakteristik Pendidikan yang Menebus di Suatu Sekolah Kristen.” Polyglot 13 (July 2017): 87-97.

Nurkholis. “Pendidikan Dalam Upaya Memajukan Tekologi.” Jurnal Kependidikan I, no. 1 (2013): 24-44.

Pethtel, Gabriel J. “Christian Education in the 21st Century: Renewing a Transformational Vision.” Master of Education Research Theses, 2011: 1-38.

Prawiradilaga, Dewi Salma, Diana Ariana, dan Hilman Handoko. Mozaik Teknologi Pendidikan: E-learning. Jakarta: Prenadamedia Group, 2016.

Priyatna, Novel. “Peran Guru Kristen sebagai Agen Restorasi dan Rekonsiliasi dalam Mengembangkan Karakter Kristus pada Diri Remaja sebagai Bagian dari Proses Pengudusan.” Polyglot: A Journal of Language, Literature, Culture, and Education XIII, no. 1 (2017): 1-10.

Rasilim, Connie. “Studi Pengalaman Mahasiswa Calon Guru dalam Mempraktekkan Filsafat Pendidikan Kristen.” Polyglot: Jurnal ilmiah XV, no. 1 (2019): 36-57.

Rusydie, Salman. Prinsip-prinsip Manajemen Kelas. Yogjakarta: Diva Press, 2011.

Safitri, Dewi. Menjadi Guru Profesional. Disunting oleh Sudirman Anwar. Riau: PT. Indragiri Dot Com, 2019.

Sahlan, Abdul Kadir. Mendidik Perspektif Psikologi. Sleman : CV. Budi Utama , 2018.

Sarumaha, Nurnilam. “Eskatologi dalam Injil Markus.” Epigraphe: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani I, no. 2 (2017): 104-118.

Shahabadi, Mehdi Mehri, dan Megha Uplane. “Synchronous and asynchronous e-learning styles and academic performance of e-learners.” Procedia - Social and Behavioral Sciences, 2015: 129-138.

Suprayitno, Adi. Menyusun PTK Era 4.0. Januari: Deepublish, 2020.

Suryosubroto, B. Beberapa Aspek Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2010.

Syafril, dan Zelhendri Zen. Dasa-dasar Ilmu Pendidikan. Depok: Penerbit Kencana, 2017.

Tarigan, Musa S. “Implikasi Penebusan Kristus dalam Pendidikan Kristen.” Polyglot: Jurnal Ilmiah XV, no. 2 (2019): 203-222.

Tung, Khoe Yao. Filsafat Pendidikan Kristen: Meletakkan fondasi dan filosofi pendidikan Kristen di tengah tantangan filsafat dunia. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2013.

—. Menuju Sekolah Kristen Impian Masa Kini. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2015.

Van Brummelen, Harro. Berjalan bersama Tuahn di dalm Kelas: Pendekatan Kristiani untuk pembelajaran. Tangerang: Universitas Pelita Harapan Press, 2009.

White, Ellen Gould. Fundamentals of Christian Education. Nashville: Southern Publishing Association, 1923.

Wiraatmadja, Tety, dan Soeparwata Wiraatmadja. “Prinsip-Prinsip Filsafat Pendidikan Kristen.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat I (2017): 55-60.

Yamagatha-Lynch, LIsa C. “Blending Online Asynchronous and Synchronous Learning.” The International Review of Research in Open and Distance Learning XV, no. 2 (2014): 189-212.

Zed, Mestika. Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2014.

Zendrato, Juniriang, Juliana Suhindro Putra, Wiputra Cendana, Asih Enggar Susanti, dan Ashiong Parhehean Munthe. Kurikulum Bagi Pemula. Disunting oleh Artina W Pangestuti. Surkarta: CV Oase Group, 2019.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Dejan Filgod, Wiyun Philipus Tangkin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.