Deskripsi Teologis Kejadian 1 sebagai Dasar dan Strategi Penginjilan di Era Pluralisme

Christian Bayu Prakoso, Paul Kristiyono, Aji Suseno

Abstract


The existence of a pluralistic and pluralistic society makes most people look for ways to be appreciated and recognized. Religious pluralism emerged as the answer to this problem. However, the wrong approach and interpretation of the Bible makes it a threat to Christianity. The truth about everything was created to be the basis for answering the challenge of religious pluralism. By using a qualitative method with a literature study approach, several evangelistic strategies were produced in the Pluralism era based on the concept of creation in Genesis Article 1. Those strategies include the existence of a person who creates everything, a call from darkness to light, and salvation is present on God's own initiative.

Abstrak

Keberadaan masyarakat yang mejemuk dan plural membuat sebagian besar orang mencari cara untuk dihargai dan diakui. Pluralisme agama muncul sebagai jawaban akan masalah ini. Namun, pendekatan dan penafsiran yang salah terhadap Alkitab membuat hal ini menjadi sebuah ancaman bagi Kekristenan. Kebenaran tentang segala sesuatu diciptakan menjadi landasan untuk menjawab tantangan pluralisme agama. Dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan studi literatur maka dihasilkan beberapa strategi penginjilan di era Pluralisme berdasarkan konsep penciptaan dalam Kejadian Pasal 1. Startegi itu diantaranya adalah adanya pribadi yang menciptakan segala sesautu, panggilan dari gelap menuju terang, dan keselamatan hadir atas inisiatif Allah sendiri.

 


Keywords


pluralisme Agama, Penciptaan, Penginjilan, Allah

Full Text:

PDF

References


Ali, M. (2003). Teologi Pluralis-Multikulturalisme: Menghargai Kemajemukan Menjalin Kebersamaan. Kompas.

Arifianto, Y. A. (2020). Peran Gembala Menanamkan Nilai Kerukunan dalam Masyarakat Majemuk. Voice Of Hamy Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 1–13.

Arifianto, Y. A., & Stevanus, K. (2020). Membangun Kerukunan Antarumat Beragama dan Implikasinya bagi Misi Kristen. HUPĒRETĒS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(1), 39–51. https://doi.org/10.46817/huperetes.v2i1.44

Ariyanto, M. D. (n.d.). Rudolf Bultmann: Demitologisasi dalam Perjanjian Baru. SUHUF, Vol. 20, N.

Atabik, A. (2015). Konsep Penciptaan Alam: Studi Komparatif-Normatif antar Agama-Agama. FIKRAH, 3 No. 1.

Coward, H. (1989). Pluralisme: Tantangan bagi Agama-Agama. Kanisius.

Dyrness, W. (1979). Tema-Tema dalam Teologi Perjanjian Lama. Gandum Mas.

Enns, P. (2006). The Moody Handbook Of Theology 1 (3rd ed.). Literatur SAAT.

Hanafi, I. (2017). EKSKLUSIVISME, INKLUSIVISME, DAN PLURALISME: Membaca Pola Keberagamaan Umat Beriman. Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman, 10(2), 388–409.

Hannas. (2019). Apologetika Alkitabiah tentang Penciptaan Alam Semesta dan Manusia terhadap Kosmologi Fengshui sebagai Pendekatan dalam Pekabaran Injil. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 4 nO. 1.

Harefa, J. (2019). Makna Allah Pencipta Manusia dan Problematika Arti Kata ‘Kita’ dalam Kejadian 1:26-27. EPIGRAPHE, 3 No. 2.

Hwang, T. (2013). Asal Usul Agama-Agama.

Jacob, E. (1958). Theology of The Old Testament. Harper and Row.

Kaiser, W. C. J. (2020). Teologi Perjanjian Lama (5th ed.). gandum Mas.

Laymon, C. M. (1971). The Interpreter’s One-Volume Commentary on the Bible. Abingdon Press.

Lumintang, S. I. (2002). Teologi Abu-Abu. Gandum Mas.

Manusama, L. (2015). Allah dan Alam. KENOSIS, 1 No 2.

Rambitan, S. R. (2017). Pluralitas Agama Dalam Pandangan Kristen Dan Implikasinya Bagi Pengajaran PAK. Shanan, 1 nO. 1.

Salurante, T., Moimau, A., & Berek, F. (2021). Tujuan Penciptaan sebagai Cara Memahami Keberagaman Etika dalam Kekristenan. Teologi Berita Hidup, 3 No. 2.

Schnittjer, G. E. (2015). The Torah Story. Gandum Mas.

Sihombing, B. (2013). Studi Penciptaan Menurut Kitab Kejadian 1:1-31. KURIOS, 1 No. 1.

Sou’yb, J. (1996). Agama-Agama Besar di Dunia. Aal_Husna Zikra.

Tambunan, F. (2017). Tantangan Misi Dalam Prespektif Pemikiran Era Postmodern. Seminar Mission Today. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Tong, S. (2012). Peta Dan Teladan Allah. Momentum.

Zaluchu, S. E. (2021). Metode Penelitian di dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan. Jurnal Teologi Berita Hidup, 3(2). https://doi.org/10.38189/jtbh.v3i2.93

Zar, S. (n.d.). Konsep Penciptaan Alam dalam Pemikiran Islam, Sains dan al-Quran,. Lembaga Studi Islam dan Kemasyarakatan.

Zega, F. A., & Arifianto, Y. A. (2021). Persepektif Biblikal tentang Toleransi dan Peran Orang Percaya di Era Globalisasi. Alucio Dei, 5(1), 67–88.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Christian Bayu Prakoso, Paul Kristiyono, Aji Suseno

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.