Memelihara Surga Bumi: Analisis Persepsi Gereja terhadap Ekoteologi melalui Sudut Pandang Kejadian 2:15

Hendrico Xanana Siwy, Stimson Hutagalung

Abstract


This research explores the church's perspectives on ecotheology through an examination of Genesis 2:15, which mandates humans to "keep and cultivate" the garden of Eden. This serves as a crucial foundation for understanding the church's role in advocating environmental sustainability. The study aims to comprehend how the church can shift its traditional paradigm to embrace a broader ecotheological context. Practical challenges, including integrating ecotheological teachings into the church's daily life and allocating resources for environmental programs, are also explored. The finding Christianity emphasises moral duty to nature and wants the church to lead environmental conservation through paradigm shifts and cross-religious collaboration. The church encourages its members to incorporate environmental awareness into their spirituality and protect nature.

Abstrak

Penelitian ini menyelidiki pandangan gereja terhadap ekoteologi dengan menggali sudut pandang Kejadian 2:15 sebagai titik fokus teologis. Kejadian 2:15 memberikan mandat khusus bagi manusia untuk "menjaga dan memelihara" taman Eden, menjadi landasan esensial untuk memahami peran gereja dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui analisis mendalam, studi ini mencoba memahami bagaimana gereja dapat mengubah paradigma tradisionalnya ke dalam konteks ekoteologis yang lebih luas. Tantangan praktis, termasuk integrasi ajaran ekoteologi dalam kehidupan gereja sehari-hari dan alokasi sumber daya untuk mendukung program-program lingkungan, juga menjadi fokus eksplorasi. Hasilnya Kekristenan menekankan kewajiban moral terhadap alam dan ingin gereja memimpin pelestarian lingkungan melalui perubahan paradigma dan kolaborasi lintas agama. Gereja mendorong anggotanya untuk memasukkan kesadaran lingkungan ke dalam spiritualitas mereka dan melindungi alam.



Keywords


earth, church, ecotheology

Full Text:

PDF

References


Aditya, Z. F., & Al-Fatih, S. (2017). PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP IKAN HIU DAN IKAN PARI UNTUK MENJAGA KESEIMBANGAN EKOSISTEM LAUT INDONESIA. Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY, 24(2), 224. https://doi.org/10.22219/jihl.v24i2.4273

Ahmad, M. (2010). Pendidikan Lingkungan Hidup dan Masa Depan Ekologi Manusia.

Alkautsar, H. (2019). GLOBAL WARMING SEBAGAI PERMASALAHAN LINGKUNGAN GLOBAL.

Ambarsari, N., & . Tedjasukmana, B. S. (2011). KAJIAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI UNTUK MENGUKUR KONSENTRASI CO2 DI ATMOSFER. In Maret (Vol. 12, Issue 1). http://www.impacinfrared.com/uploads/Mikron/Datasheets/Applications/

Bauman, W. A. (2021). The Promise of Liberation Theology for Environmental Ethics. Journal of the Society of Christian Ethics.

Bernardus Renwarin. (2019). GEREJA SEBAGAI INSTITUSI SOSIAL:Perspektif Sosiologis. Jurnal Agama Dan Kebudayaan, 16.

Bloesch, D. G. (2003). The Church: Sacraments, Worship, Ministry, Mission. Pro Ecclesia, 12(3), 361–362. https://doi.org/10.1177/106385120301200307

Borrong, R. (2019). KEPEMIMPINAN DALAM GEREJA SEBAGAI PELAYANAN. Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik Dan Agama, 2. https://doi.org/10.36972/jvow.v2i2.29

Borrong, R. P. (2019). KRONIK EKOTEOLOGI: BERTEOLOGI DALAM KONTEKS KRISIS LINGKUNGAN. In STULOS (Vol. 17, Issue 2).

Brilian Fajar, M. (2023). KESETARAAN MENURUT BERBAGAI AGAMA: Perspektif Islam, Kristen, dan Hindu. Jurnal Mahasiswa Humanis, 3(3).

Chan, S. (2004). The Church and the Development of Doctrine. Journal of Pentecostal Theology, 13(1), 57–77. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/096673690401300104

Coe, M. T., Marthews, T. R., Costa, M. H., Galbraith, D. R., Greenglass, N. L., Imbuzeiro, H. M. A., Levine, N. M., Malhi, Y., Moorcroft, P. R., Muza, M. N., Powell, T. L., Saleska, S. R., Solorzano, L. A., & Wang, J. (2013). Deforestation and climate feedbacks threaten the ecological integrity of south–southeastern Amazonia. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 368(1619), 20120155. https://doi.org/10.1098/rstb.2012.0155

Deane‐Drummond, C. (2008). Eco-Theology.

Dickison, W. (2019). The Green Good News: Christ’s Path to Sustainable and Joyful Life. Wipf and Stock Publishers.

Effendi, R., Salsabila, H., & Malik, A. (2018). PEMAHAMAN TENTANG LINGKUNGAN BERKELANJUTAN. MODUL, 18(2), 75. https://doi.org/10.14710/mdl.18.2.2018.75-82

Ferinia, R. (2023). Metode Penelitian Sosial: Panduan Lengkap, Tips, Trik, Teknik, Praktik. Media Sains Indonesia.

Giawa, H. (2021). Gereja dan Lingkungan Hidup: Suatu Refleksi Teologis Biblika terhadap Konsep Misi Gereja menurut Markus 16: 15. Jurnal Teologi Rahmat , 7.

Hallman, D. G. (1994). Ecotheology: voices from South and North (1st ed.). Geneva, Switzerland WCC.

Hodson, M., & Hodson, M. (2015). A Christian Guide to Environmental Issues.

Hutagalung, S. (2021). Strategi Pelayanan Dan Penginjilan. Adams Media.

Jainuddin, N. (2023). DAMPAK DEFORESTASI TERHADAP KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN EKOSISTEM. Agustus, 1(2), 131–140.

Jerie, S. (2010). THE ROLE OF THE CHURCH IN SUSTAINABLE ENVIRONMENTAL MANAGEMENT IN ZIMBABWE: A CASE STUDY OF THE BULAWAYO ARCHDIOCESE OF THE ROMAN CATHOLIC CHURCH. Journal of Sustainable Development in Africa, 12.

John Webster. (2004). The Blackwell Companion to Modern Theology (G. Jones, Ed.). Blackwell Publishing Ltd. https://doi.org/10.1002/9780470996768

Laia, K. H. (2019). Pertumbuhan Gereja Dan Penginjilan Di Kepulauan Nias. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 2(2), 286–302. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i2.46

Maria, N., & Yohana Bukutukan, M. (2019). Penebangan Hutan Secara Liar.

Maurenis, A., Aktivis, P., & Hidup, L. (2020). PERTOBATAN EKOLOGIS DAN GAYA HIDUP BARU DALAM RELASINYA DENGAN SEMESTA. In STULOS (Vol. 18, Issue 1).

McGrath, A. E., & Sarot, M. (1995). Christian theology: An introduction. Sophia, 34(2), 97–98. https://doi.org/10.1007/BF02772296

Ngabalin, M. (2020). Ekoteologi : Tinjauan Teologi Terhadap Keselamatan Lingkungan Hidup. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 1, 118–134. https://doi.org/10.46348/car.v1i2.22

Patty, B. A. (2021). MANUSIA, EKOLOGI DAN TEOLOGI Kajian Eko-Teologi Terhadap Krisis Lingkungan di Pantai Galala. Tangkoleh Putai, 18(2), 118–128.

Petersen, J. H. (2018). Martin Luther and the Danish Welfare State. Lutheran Quarterly, 32(1), 1–27. https://doi.org/10.1353/lut.2018.0025

Priyanto, M., Toiba, H., & Hartono, R. (2021). Strategi Adaptasi Perubahan Iklim: Faktor yang Mempengaruhi dan Manfaat Penerapannya. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 5, 1169–1178. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2021.005.04.19

Putri, A. S. (2021). Penyelamatan Bumi dan Isinya dalam Pandangan Ekoteologi: Sebuah Analisis Biblikal. Angelion: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 164–181. https://doi.org/10.38189/jan.v1i2.76

Rouw, J. (2019). Internalisasi Makna Kata “Di Bumi Seperti Di Surga” Dalam Matius 6:10c Dan Praktik Konkritnya. Integritas: Jurnal Teologi, 1, 38–53. https://doi.org/10.47628/ijt.v1i1.7

Rusdiana, A. (2015). Membudayakan Pengelolaan Lingkungan yang Bertanggungjawab. Istek, 9, 244–263.

Samedi, S. (2015). KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI INDONESIA: REKOMENDASI PERBAIKAN UNDANG-UNDANG KONSERVASI. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 2, 1. https://doi.org/10.38011/jhli.v2i2.23

Tampubolon, Y., & Nassa, G. (2022). Urgensi Misi Penatalayanan Ciptaan: Berdasarkan Hasil Sidang Gereja Sedunia dan Teologi Misi. THEOLOGIA INSANI (Jurnal Theologia, Pendidikan, Dan Misiologia Integratif), 1, 28–48. https://doi.org/10.58700/theologiainsani.v1i1.6

Tanzil, V. (2013). Konsep" Datanglah Kerajaan-Mu Jadilah Kehendak-Mu di Bumi Seperti di Surga" dalam Pemberitaan Kerajaan Surga Yesus Kristus. Bidang Minat Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi SAAT, 27–41. http://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/490

Tomusu, A. Y., Teologi, S. T., & Agung, S. (2021). S E S A W I FONDASI ETIKA EKOLOGI DARI PERSPEKTIF TEOLOGI KRISTEN. In Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen|: Vol. SESAWI. https://news.detik.com/abc-australia/d-5345080/indonesia-alami-185-bencana-di-awal-2021-jadi-

Utomo, B. S. (2020). Tafsir Kejadian 2:15 sebagai Konstruksi Memahami Pelayanan dan Tanggung Jawab Orang Percaya terhadap Lingkungan. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 3(2), 230–245. https://doi.org/10.34307/b.v3i2.177

Widianarko, B. (2011). Membumikan etika lingkungan. Yogyakarta: Kanisius.

Widiatna, A. (2020). PERSEKUTUAN MURID-MURID KRISTUS: HIDUP YANG BERKEMBANG MENUJU KESEMPURNAAN. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 20, 72–87. https://doi.org/10.34150/jpak.v20i1.258

Widjaja, F., Boiliu, N., S, D., Evimalinda, R., & Lahagu, A. (2023). Ecotheology: missiological perspective in awareness. https://doi.org/10.32388/AMYWLC

Wijiati, M. (2020). Strategi Mengomunikasikan Injil kepada Generasi Mileneal. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen , 5, 107–117. http://www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios.

Yunus. (2020). Teologi Lingkungan Hidup (Ekoteologi) Peran Gereja dalam Era Globalisasi. https://doi.org/10.31219/osf.io/nqt4s

Zainul Falah, M., Tri Handoko, W., Iskandar Syah, A., Zakiyatul Azizah, F., Gumilar, L., Syaikhoni Aziz, F., & Studi Teknik Elektro, P. (2023). IMPLEMENTATION OF SMART FARMING BASED SOLAR CELL SYSTEM IN HYDROPONIC IN THE AGRICULTURAL AREA OF BLITAR VILLAGE. Communnity Development Journal, 4, 7015–7020.




DOI: https://doi.org/10.59177/veritas.v6i1.271

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Hendrico Xanana Siwy, Hendrico Xanana Siwy, Stimson Hutagalung

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

     

 

Alamat: Jln. Kyai Sono, No. 2, Kelurahan Genuk-Ungaran - Kabupaten Semarang, Prov. Jawa tengah

Publisher: Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Website: https://sttkn.ac.id/