Konsep Yesus Kristus Sebagai Adam Kedua Menurut Cyril Alexandria

Nixon Dorohungi

Abstract


The coming of Jesus Christ to the world as the second Adam is a gift from God who is also a sacrifice to replace humans with punishment and suffering. Because the failure of the first Adam made human nature sinful and the Holy Spirit departed from within humans, so that humans could not experience God's grace. This second Adam concept gives an important point that the first Adam failed because he disobeyed Allah but this second Adam succeeded in obeying Allah. By becoming human He restored sinful human nature and He restored the Holy Spirit in the believer and gave a new humanity. Therefore, everything that Jesus Christ did by becoming a human, experiencing suffering, death, crucifixion and arriving at the resurrection shows that as the second Adam He really did restore humans or restore humans to how God originally created humans. Thus every believer has a new nature, a new life, which is a place where the Holy Spirit can work to channel the gift of salvation. This study uses the literature study method which is a relevant method in conducting research on the concept of the second Adam which leads to the conclusion that it was the second Adam who brought humans back to God.

Abstrak

Kedatangan Yesus Kristus kedunia sebagai Adam kedua adalah anugerah Tuhan yang sekaligus menjadi korban untuk mengantikan manusia menjalani hukuman dan penderitaan. Oleh karena kegagalan Adam pertama membuat kodrat manusia itu berdosa dan Roh kudus itu pergi dari dalam diri manusia, sehinga manusia tidak bisa mengalami anugerah Tuhan. Konsep Adam kedua ini memberikan poin penting bahwa Adam pertama itu gagal karena tidak taat pada Allah tetapi Adam kedua ini berhasil untuk taat pada Allah. Dengan menjadi manusia Dia memulihkan kodrat manusia yang berdosa dan Dia mengembalikan Roh Kudus itu dalam diri orang percaya dan memberikan kemanusiaan yang baru. Oleh sebab itu segalah yang dilakukan oleh Yesus Kristus dengan menjadi manusia, mengalami penderitaan, kematian, penyaliban dan sampai pada kebangkitan itu menunjukan bahwa sebagai Adam kedua Dia benar-benar memulihkan manusia atau  mengembalikan manusia sebagaimana awal Tuhan menciptakan manusia. Dengan demikian setiap orang percaya itu memiliki kodrat yang baru, kehidupan yang baru, yang menjadi tempat dimana Roh Kudus itu bisa bekerja untuk menyalurkan anugerah keselamatan. Penelitian ini mengunakan metode studi pustaka yang merupakan metode yang relefan dalam  melakukan penelitian tentang konsep Adam kedua yang mengarahkan pada kesimpulan bahwa Adam  kedualah yang membawa kembali manusia kepada Allah.


Keywords


Second Adam, Restoration of nature, New man, Holy Spirit

Full Text:

PDF

References


Cyril of Alexandria. (1881). Scholia on the incarnation of the Only-Begotten.

Darius. (2012). konsep manusia baru berdasarkan perspektif Paulus dalam Efesus 4:17-32 dan implementasinya dalam kehidupa orang percaya.

Federans, P. D. (n.d.). Karya Keselamatan Allah Dalam Yesus Kristus Sebagai Jaminan Manusia Bebas Dari Hukuman Kekal Allah. Oleh : Jurnal Teologi /Logon Zoes.

Frederik, H. (2015). konsep persatuan dengan kematian dan kebangkitan Kristus berdasarkan roma 6:1-14. Jurnal Jaffray, Volume 13,.

Han-Luen Kantzer Komline. (2012). The Second Adam in Gethsemane: Augustine on the Human Will of Christ.

Hendi. (2018a). Formasi Rohani:Fondasi, Purifikasi dan Deifikasi.

Hendi. (2018b). Inspirasi Batin.

Hendi. (2019a). Inspirasi Kalbu 3. 180.

Hendi. (2019b). Terapi Jiwa Menjaga Nous.

Hendi. (2021). Allah Tritunggal dan inkarnasi, dalam tulisan para Bapa gereja.

Legge, D. (2017). The Trinitarian Christology Of St. Thomas Aquinas.

Penie, M. C. D. (2014). Spritual Formation: Menjadi serupa dengan Kristus,.

Peniel C.D Maiaweng. (2004). Spritual Formation: Menjadi serupa dengan Kristus.

Siyoto, D. S. (2005). Dasar-dasar metode penelitian.

Spurgeon, C. (1997). CHRIST’S INCARNATION THE FOUNDATION OF CHRISTIANITY.

Sukono, D. (2019). Teologi “Manusia Baru” Relevankah Di Era Milenial. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, Volume 15,.

Susanto, H. (2019). Yesus sebagai anak Allah menurut injil matous dan implementasinya dalam berapologetika, logia. vol,1 No, 12.

Thomas F. Torrance and Robert T. Walker. (2008). INCARNATION The Person and Life of Christ.

Tong, S. (2015). Yesus Kristus Juruselamat Dunia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Nixon Dorohungi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.