Tanggung Jawab Orangtua Terhadap Kecerdasan Emosional Anak

Rinawaty Widjaja, Ananda Resty Pondanan

Abstract


The problem in this study is the lack of parental awareness of their responsibility as parents that parents give their children up to be educated and taught by their teachers in schools and churches without them mentoring them in the family circle. The lack of attention and time that a parent has ona child reflects poorly on the child's attitudes and emotions. The study aims to find out the extent to which a parent's responsibilities affect a child's emotional intelligence in his or her holla beautiful east kalimantan district. The method used in this study is a quantitative study method by spreading angkettes, interviews and field observations to know the effect a parent's responsibility on the emotional intelligence of an 11-15 - year - old child in his hollandwas beautiful. After data has been collected, the data is analyzed and corrected until it results that the fulfillment of a parent's responsibility to a child has had an effect on the child's emotional intelligence. Thus it may be concluded that children whose needs include biological, emotional, religious, economic, well-satisfied education can increase their emotional intelligence as well as that of children who are self-aware, self-controlled, self-motivated, empathetic and socially skilled.

Abstrak

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya kesadaran orangtua tentang tanggung jawab mereka sebagai orangtua, sehingga orangtua menyerahkan penuh anaknya untuk di didik dan diajar oleh guru mereka di sekolah dan gereja tanpa mereka memberikan didikan di lingkungan keluarga. Kurangnya perhatian dan waktu dari orangtua terhadap anak berdampak buruk terhadap sikap dan emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh tanggung jawab orangtua terhadap kecerdasan emosional anak di Dusun Nyapa Indah Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan menyebarkan angket, wawancara dan melakukan observasi lapangan untuk mengetahui  pengaruh tanggung jawab orang tua terhadap kecerdasan emosional anak  usia 11-15 tahun di Dusun Nyapa Indah. Setelah data dikumpulkan maka data dianalisis dan dikorelasi hingga mendapatkan hasil bahwa pemenuhan tanggung jawab orangtua kepada anak memiliki pengaruh terhadap kecerdasan emosional anak. Dapat disimpulkan bahwa anak yang kebutuhannya yang meliputi kebutuhan biologis, afeksi, religius, ekonomi, dan education terpenuhi dengan baik dapat meningkatkan kecerdasan emosional anak yang meliputi anak mampu memiliki kesadaran diri, mampu mengendalikan diri, memotivasi diri, memiliki empati dan memiliki keterampilan sosial.


Keywords


responsibility; parental; emotional intellegence; child.

Full Text:

PDF

References


Angkouw, S. R., & Simon, S. (2020). Peranan Orang Tua Dalam Pendidikan Agama Kristen Terhadap Pertumbuhan Rohani Anak. SHAMAYIM: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 1(1), 29–44.

Burnham, S. (1997). Emosi dalam Kehidupan. BPK Gunung Mulia.

Charles R. Swindoll. (2009). Anda dan Anak Kunci Membina Vital antara Orangtua dan Anak. YAKIN.

Dr. OTIELI HAREFA. (2016). Keluarga Sebagai Pusat Pembentukan Rohani Anak.

Goleman, D. (1999). Kecerdasan emosi untuk mencapai puncak prestasi.

Goleman, D., & Hermaya, T. (2002). Emotional Intelligence (Kecerdasan emosional): Mengapa EI lebih penting daripada IQ.

Gunarsa, S. D., & others. (2008). Psikologi perkembangan anak dan remaja. BPK Gunung Mulia.

Himawan Hidarahardja. (2019). Orang Tua-Gembala Yang Baik Dalam Keluarga. ANDI.

Jailani, M. S. (2014). Teori pendidikan keluarga dan tanggung jawab orang tua dalam pendidikan anak usia dini. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 245–260.

Kusuma, W., & Dwitagama, D. (2010). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. In Mengenal Penelitian Tindakan Kelas.

Lask, B., & Sumantri, B. (1992). Memahami dan mengatasi masalah anak anda: Bryan Lask; alih bahasa Bambang Sumantri. PT Gramedia Pustaka Utama.

MacArthur, J. (2002). Kiat Sukses Mendidik Anak Dalam Tuhan. Jakarta: Immanuel.

Masjudin, M., & Sahyudin, S. (2017). Teori Kecerdasaan Majemuk (Multiple Intellegence) Dan Teori Kecerdasan Emosi (Emotional Intelligence) Serta Relevansinya Dengan Konsep Pendidikan Islam. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial, 15(1), 65–87.

Mizal, B. (2014). Pendidikan dalam keluarga. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 2(3), 155–178.

Munthe, I. S., & Raharjo, S. T. (2018). Pemenuhan kebutuhan afeksi pada anak (peningkatan kemandirian dan kepercayaan diri di lembaga kesejahteraan sosial anak-LKSA). Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(2), 119–123.

Newman, B. M. (1996). Kamus Yunani-Indonesia. BPK Gunung Mulia.

Ngewa, H. M. (2021). Peran Orang Tua Dalam Pengasuhan Anak. Yaa Bunayya, 1(1), 96–115.

Panjaitan, F. (2022). Tujuan Pembelajaran Dalam Pendidikan Kristen Berdasarkan 2 Timotius 3: 16. CHARISTHEO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 134–147.

Peniel C. D Maiaweng. (2013). Kelompok Penelaahan Alkitab. Sekolah Tinggi Filsafat Teologia Jaffray.

Puspitawati, H. (2010). Pengaruh karakteristik sosial ekonomi keluarga terhadap pola asuh belajar siswa sekolah dasar dan menengah pertama. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 3(1), 46–55.

Ramadhani, P. E., & Krisnani, H. (2019). Analisis dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 2(1), 109–119.

Ruli, E. (2020). Tugas dan peran orang tua dalam mendidk anak. Jurnal Edukasi Nonformal, 1(1), 143–146.

Sarumpaet, R. I. (2008). Pedoman berumah tangga. Indonesia Publishing House.

Simon, S. (2019). Peranan Gereja Dalam Menghambat Laju Pertumbuhan Pemakai Narkoba. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 1(2), 172–186.

Thompson, M. L. (2011). Keluarga Sebagai Pusat Pembentukan. BPK Gunung Mulia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Rinawaty Widjaja, Ananda Resty Pondanan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.