Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga di Era Digital Membangun Remaja Bijak Menggunakan Media Sosial

Meilani Meilani, Andreas Fernando

Abstract


The presence of social media as one of the technological advances has changed the way the world communicates and shares information. The development of this technology accelerates and facilitates human access from any part of the world in communicating, but also brings negative impacts and dangers to its users, especially teenagers as the highest users of social media. Teenagers who are unstable individuals, will be very easily affected by the bad influence of the content displayed on social media. The purpose of this writing is to examine the phenomenon that arises in teenagers due to social media, also explaining that the Christian family plays a role to build teenagers to be wise in using social media. Research methods are literature studies with qualitative approaches. The result of this study is that first, parents must be the role models in using the social media so that adolescents see real wise actions in using the internet.  Second, directed surveillance of adolescent activities in cyberspace must be carried out by parents to protect and build their level of vigilance when accessing social media.  Third, parents are obliged to direct teenagers to become social media as a tool to strengthen their faith in trust and love for God.

Abstrak

Kehadiran media sosial sebagai salah satu kemajuan teknologi telah mengubah cara dunia berkomunikasi dan berbagi informasi. Perkembangan teknologi ini mempercepat dan mempermudah akses manusia dari belahan dunia manapun dalam berkomunikasi, tetapi juga membawa dampak negatif dan bahaya bagi para penggunanya terutama remaja sebagai pengguna tertinggi media sosial. Remaja sebagai pribadi yang masih labil, akan dengan mudah terdampak pengaruh buruk dari konten yang ditampilkan media sosial. Tujuan penulisan ini adalah untuk meneliti fenomena yang timbul pada remaja akibat media sosial, juga menjelaskan peran PAK keluarga dalam membangun remaja menjadi bijak menggunakan media sosial yang ada. Metode penelitian ini adalah melalui studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini pertama, orangtua harus menjadi panutan dalam menggunakan media sosial agar remaja melihat tindakan bijak yang nyata dalam menggunakan internet.  Kedua, pengawasan terarah terhadap aktivitas remaja di dunia maya harus dilakukan oleh orangtua untuk melindungi mereka dari kejahatan di dunia maya ketika mengakses media sosial.  Ketiga, orangtua wajib mengarahkan remaja untuk menggunakan media sosial sebagai alat untuk tujuan membangun kerohanian, memperkuat iman dan kasih mereka kepada Allah.


Full Text:

PDF

References


Aprilia, Rizki, Aat Sriati, and Sri Hendrawati. 2020. “Tingkat Kecanduan Media Sosial Pada Remaja.” Journal of Nursing Care 3(1).

Arifianto, Yonatan Alex. 2020. “Pentingnya Pendidikan Kristen Dalam Membangun Kerohanian Keluarga Di Masa Pandemi Covid-19.” REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 5(2):94–106.

Arifianto, Yonatan Alex, and Carolina Etnasari Anjaya. 2022. “Menggereja Yang Ramah Dalam Ruang Virtual: Aktualisasi Iman Kristen Merawat Keragaman.” Jurnal Teologi Gracia Deo 4(2):219–30. doi: 10.46929/graciadeo.v4i2.90.

Endah, Triastuti, Adrianto Dimas, Nurul Akmal, and others. 2017. Kajian Dampak Penggunaan Media Sosial Bagi Anak Dan Remaja. Vol. 1. Puskakom UI.

Gunarsa, Singgih D. 2008. Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja. 13th ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Lahagu, Ardianto. 2020. “Peran PAK Dalam Membentuk Mental Positif Generasi Kristen Di Era Millenial.”

Lidiawati, Krishervina Rani, Erni Julianti Simanjuntak, and Wiwit Puspitasari Dewi. 2020. “Psikoedukasi Pendidikan Seksualitas:‘Love, Sex And Dating’ Pada Remaja.” Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) 3:440–45.

Meilani, Meilani, and Andreas Fernando. 2021. “Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Keluarga Di Era Disrupsi Berdasarkan 2 Timotius 3: 15-17.” Shalom: Jurnal Teologi Kristen 1(2):126–36.

Meilani, Meilani, and Martina Novalina. 2022. “Pendidikan Agama Kristen Bagi Remaja Di Era Globalisasi Berdasarkan Amsal 22: 6.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 3(1):1–12.

Ndruru, Sokhiziduhu. 2019. “Pentingnya Pendidikan Agama Kristen Dalam Keluarga Sebagai Sentral Belajar Yang Bermisi.” Voice of HAMI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2(1):32–44.

Ngafifi, Muhamad. 2014. “Kemajuan Teknologi Dan Pola Hidup Manusia Dalam Perspektif Sosial Budaya.” Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi 2(1).

Pailang, Herianto Sande, and Ivone Bonyadone Palar. 2012. “Membangun Spiritual Remaja Masa Kini Berdasarkan Amsal 22: 6.” Jurnal Jaffray 10(1):59–86.

Tafonao, Talizaro. 2018. “Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Keluarga Terhadap Perilaku Anak.” Edudikara: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran 3(2):121–33.

Tiladuru, Vena Melinda, Aji Suseno, and Yonatan Alex Arifianto. 2021. “Studi Deskriptif Peran Pendidikan Kristen Dalam Menyikapi K-Pop.” The Way Jurnal Teologi Dan Kependidikan 7(1):1–15. doi: 10.54793/teologi-dan-kependidikan.v7i1.50.

Tindagi, Magdalena Grace Kelly. 2017. “Indikator Penanaman Nilai-Nilai Pak Dalam Keluarga Bagi Perbinaan Iman Anak Remaja Di Zaman Now.” Missio Ecclesiae 6(1):17–31.

Wadi, Elsyana Nelce, and Elisabet Selfina. 2016. “Peran Orang Tua Sebagai Keluarga Cyber Smart Dalam Mengajarkan Pendidikan Kristen Pada Remaja GKII Ebenhaezer Sentani Jayapura Papua.” Jurnal Jaffray 14(1):77–92.

Waruwu, Mesirawati, Yonatan Alex Arifianto, and Aji Suseno. 2020. “Peran Pendidikan Etika Kristen Dalam Media Sosial Di Era Disrupsi.” Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) 1(1):43–56.

Wulandari, Ade. 2014. “Karakteristik Pertumbuhan Perkembangan Remaja Dan Implikasinya Terhadap Masalah Kesehatan Dan Keperawatannya.” Jurnal Keperawatan Anak 2(1):39–43.

Zaluchu, Sonny Eli. 2020. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 4(1):28–38.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Meilani Meilani, Andreas Fernando

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.