Peran Keluarga Dan Masyarakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anak Usia Dini

Elieser R Marampa, Erni Dethan

Abstract


The purpose of this study is to see the extent of the role of the family and society in improving the welfare of early childhood. To obtain research data, the author uses a descriptive qualitative research approach with a literature review method. The results of this study show that, first, the role of the family in improving the welfare of early childhood is very important, so parents as the main actors in this case need to carry out their responsibilities and fulfill their obligations to children in the family. Both societies have an important role to play in improving early childhood well-being. The community needs to actively participate in the implementation of child protection by involving community organizations, academics, and also child observers so that cases of crimes against children can be minimized.

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat sejauhmana peran keluarga dan masayarakat dalam meningkatkan kesejahteraan anak usia dini. Untuk memperoleh data penelitian penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode kajian pustaka. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama peran keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan anak usia dini sangatlah penting, maka orang tua sebagai pemeran utama dalam hal ini perlu melaksanakan tanggung jawab dan memenuhi kewajibannya terhadap anak dalam keluarga. Kedua masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan anak usia dini. Masyarakat perlu berpartisipasi secara aktif dalam penyelenggaraan perlindungan anak dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan juga pemerhati anak sehingga kasus-kasus kejahatan terhadap anak dapat diminimalisir.



Keywords


Keluarga, Masyarakat, Kesejahteraan, Anak Usia dini.

Full Text:

PDF

References


Andrew Tritt et al. 2012. “‘An Integrated Pipeline for de Novo Assembly of Microbial Genomes,’ PloS One 7, No. 9 (2012): E42304, Https://Doi.Org/10.1371/Journal.Pone.0042304.”

Ardiati, Ratih Kemala. 2018. “Peran Orang Tua Dalam Perkembangan Kepribadian Anak Usia Dini.” SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling 3(3):73–79.

Arifianto, Yonatan Alex. 2020. “Pentingnya Pendidikan Kristen Dalam Membangun Kerohanian Keluarga Di Masa Pandemi Covid-19.” REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 5(2):94–106.

Arjaya, Widipradnyana. 2016. “Peran Masyarakat Dalam Perlindungan Anak.”

Bappeda.Jogjaprov.go.id. 2022. List Data Dasar | Aplikasi Dataku.

BPS. 2021. Anak Usia Dini Di Indonesia Capai 30,83 Juta Pada 2021.

Cahyono, Anang Sugeng. 2016. “Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Di Indonesia.” Publiciana 9(1):140–57.

Dihni, Vika Azkiya. 2021. “KPAI: Aduan Anak Jadi Korban Kekerasan Fisik Mendominasi Pada 2021.”

Elieser R Marampa. 2021. “Peran Orang Tua Dan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Kerohanian Peserta Didik.” SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 2(2):100.

Hutahaean, Sandi. 2021. Orang Tua Bijak Mempersiapkan Kesuksesan Anak. Bandung-Jawa Barat: CV. Media Sains Indonesia.

Idris, Meity H. 2020. “Panduan Mengatasi Permasalahan Anak Usia Dini.”

Jailani, M. Syahran. 2014. “Teori Pendidikan Keluarga Dan Tanggung Jawab Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Usia Dini.” Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam 8(2):245–60.

Julika, Sari, and Diana Setiyawati. 2019. “Kecerdasan Emosional, Stres Akademik, Dan Kesejahteraan Subjektif Pada Mahasiswa.” Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) 5(1):50–59.

Kartika Sari Dewi and Adriana Soekandar. 2019. “Kesejahteraan Anak Dan Remaja Pada Keluarga Bercerai Di Indonesia: Reviu Naratif.”

Khan, Evi Nur. 2020. “Program Studi Manajemen Pendidikan Islam.”

Mokalu, Theresa Mega, Herman Nayoan, and Stefanus Sampe. 2021. “Peran Pemerintah Dalam Pemberdayaan Pasar Tradisional Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus Di Pasar Langowan Timur Kecamatan Langowan Timur).” GOVERNANCE 1(2).

Nasir, Moh. 1999. “Metode Penelitian (IV).” Jakarta: Ghaila Indonesia.

Novarinda Novrianda, Nina Kurniah, and Yulidesni Yulidesni. 2017. “PERAN ORANGTUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DITINJAU DARI LATAR BELAKANG PENDIDIKAN.”

Perpres. 2013. Perpres_no.60-2013.Pdf.

Ramadhan, Ardito. 2022. “Laporan Kasus Kekerasan Terhadap Anak Dan Perempuan Meningkat 3 Tahun Terakhir.”

Ruli, Efrianus. 2020. “Tugas Dan Peran Orang Tua Dalam Mendidk Anak.” Jurnal Edukasi Nonformal 1(1):143–46.

Sada, Heru Juabdin. 2017. “Peran Masyarakat Dalam Pendidikan Perspektif Pendidikan Islam.” Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 8(1):117–25.

SAFITRI, ANGGRA. 2020. “Studi Literatur: Asuhan Keperawatan Keluarga Penderita Skizofrenia Dengan Gangguan Konsep Diri: Harga Diri Rendah Kronis.”

Santika, Tika. 2018. “Peran Keluarga, Guru Dan Masyarakat Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini.”

Sisdiknas. 2003. UU 20 2003 Sistem Pendidikan Nasional.Pdf,.

Syarifah, Juriana dan. 2018. “Pemenuhan Hak-Hak Anak Dalam Keluarga.”

Triposa, Reni, Yonatan Alex Arifianto, and Yudi Hendrilia. 2021. “‘Peran Guru PAK Sebagai Teladan Dalam Meningkatkan Kerohanian Dan Karakter Peserta Didik,.’” Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) 2(1):109–126.

Undang-Undang. 1979. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1979.”

Undang-Undang. 2014. “UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.”

Unicef. 2021. “Unicef, “COVID-19, ‘Krisis Global Terbesar Yang Dialami Anak Dalam 75 Tahun Sejarah Kami’ – UNICEF.”


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Elieser R Marampa, Erni Dethan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.