Teguran Dosa dalam Pelayanan Pastoral terhadap Generasi Digital Native: Kajian 1 Timotius 5:20
Abstract
The development of technology presents complex moral challenges for the digital native generation, such as pornography, cyberbullying, online gambling, and a high resistance to correction (anti-correction attitude). This condition complicates the church's pastoral function, specifically in rebuking sin. This study aims to examine the pastoral theology of rebuking sin based on 1 Timothy 5:20. Using a qualitative method through library research and exegesis, this study offers a novelty by recontextualizing the act of rebuke (ἐλέγχω)—from a conventional, authoritarian-perceived approach to a personal, dialogical, and safe space-based approach. The results formulate three specific steps: (1) reconstructing the meaning of rebuke not as "public shaming" that is vulnerable to being perceived as cancel culture, but as an authentic relationship to bring conviction; (2) shifting from a one-way approach to interactive pastoral care through two-way counseling and digital mentoring; and (3) establishing trust-building prior to discipline. Practically and theologically, this research contributes a contextual corrective pastoral model for pastors to discipline the digital generation without triggering resistance, while firmly maintaining the holiness of the congregation.
Abstrak
Perkembangan teknologi menghadirkan tantangan moral yang kompleks bagi generasi digital native, seperti pornografi, cyberbullying, judi daring, dan tingginya resistensi terhadap koreksi (sikap antikoreksi). Kondisi ini menyulitkan gereja dalam menjalankan fungsi penggembalaan, khususnya untuk menegur dosa. Penelitian ini bertujuan mengkaji teologi pastoral tentang teguran dosa berdasarkan 1 Timotius 5:20. Menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka dan eksegesis, penelitian ini menawarkan kebaruan (novelty) dengan merekontekstualisasi tindakan teguran (ἐλέγχω)—dari pendekatan konvensional yang terkesan otoritarian menjadi pendekatan personal, dialogis, dan berbasis ruang aman (safe space). Hasil penelitian merumuskan tiga langkah spesifik: (1) merekonstruksi makna teguran bukan sebagai "penghakiman publik" yang rentan dipersepsikan sebagai cancel culture, melainkan relasi otentik untuk menginsafkan; (2) menggeser pendekatan satu arah menjadi pastoral interaktif melalui konseling dua arah dan pendampingan digital; serta (3) membangun kepercayaan (trust-building) sebelum pendisiplinan. Secara praktis dan teologis, penelitian ini berkontribusi memberikan model pastoral korektif yang kontekstual bagi para gembala untuk mendisiplinkan generasi digital tanpa memicu resistensi, sekaligus tetap teguh memelihara kekudusan jemaat.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Admire Gracella Kambira, D., Alya Makananging, N., & Maria Oktasari, G. (2025). Implementasi Pastoral Konseling terhadap Generasi Z dalam Menghadapi Tantangan di Era Digital (Vol. 2, Number 3). https://ejournalgkn.web.id/index.php/atohemajurnal/article/view/138/114
Bauer, W., Danker, F. William., Arndt, W. F., & Gingrich, F. W. (2000). A Greek-English Lexicon of the New Testament and Other Early Christian Literature (3rd edition). The University of Chicago Press.
Berkhof, L. (2013a). Teologi Sistematika: Doktrin Manusia (Vol. 1). Penerbit Momentum.
Berkhof, L. (2013b). Teologi Sistematika: Doktrin Manusia (Vol. 1). Penerbit Momentum.
Budyarto, A. (2012). Dampak Teknologi Terhadap Kehidupan Rohani Anak & Remaja (Vol. 1). Gandum Mas.
Christianty, N. (2024a). Hubungan Narsistik dengan Cyberbullying Pada Generasi Z. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 8(3), 465–470. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v8i3.27461
Christianty, N. (2024b). Hubungan Narsistik dengan Cyberbullying Pada Generasi Z. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 8(3), 465–470. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v8i3.27461
Dewanti, P. (2019a). Optimalisasi Digital Native di Era Industri 4.0. Maret 2019 IJCCS, 09(01), 1–5. https://ojs.palcomtech.ac.id/index.php/teknomatika/article/view/159
Dewanti, P. (2019b). Optimalisasi Digital Native di Era Industri 4.0. Maret 2019 IJCCS, 09(01), 1–5.
Fee, G. D. (1988). 1 and 2 Timothy, Titus. Hendrickson Publishers.
Fee, G. D. (2008). New Testament Exegesis: Eksegesis Perjanjian Baru (A. Hauw, Ed. & Tran.; edisi 3). Literatur SAAT.
Handoko, Y. S., & Daeli, A. (2022). Pengaruh Mentoring Gembala Sidang Kepada Pemuda Terhadap Efektivitas Pelayanan Gereja. Jurnal Tumou Tou: Jurnal Ilmiah, 9(1). https://ejournal-iakn-manado.ac.id/index.php/tumoutou/article/view/796/595
Hasiholan, A. M., Manik, J., Tanga, M., & Setyobekti, A. B. (2023a). Edukasi Dini Tentang Pornografi Bagi Usia Remaja Awal Bagi Siswa/I Sma Prestasi Prima Jakarta.
Hasiholan, A. M., Manik, J., Tanga, M., & Setyobekti, A. B. (2023b). Edukasi Dini Tentang Pornografi Bagi Usia Remaja Awal Bagi Siswa/I Sma Prestasi Prima Jakarta. https://jurnal.sttsetia.ac.id/index.php/pkm/article/view/387/203
Henry, M. (2015a). Tafsiran Matthew Henry: Surat Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, 1 & 2 Tesalonika, 1 & 2 Timotius, Titus, Filemon. Penerbit Momentum.
Henry, M. (2015b). Tafsiran Matthew Henry: Surat Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, 1 & 2 Tesalonika, 1 & 2 Timotius, Titus, Filemon. Penerbit Momentum.
Hotjum, R. (2025). Sikap Gembala Dalam Menegur Jemaatnya menurut 1 Timotius 5:1-2 dan Implikasinya bagi Gembala Masa Kini. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(1), 40–49. https://doi.org/10.69748/jrm.v3i1.191
Hunt, J. (2008). Kebenaran Alkitab Menjawab Masalah Anda: Konseling Alkitabiah 2 (Vol. 1). Hope For The Heart Indonesia.
Irawan, H. (2018a). Spiritualitas Generasi Muda dan Media. In B. Budijanto (Ed.), Dinamika Spiritualitas Generasi Muda Kristen Indonesia (pp. 79–92). Yayasan Bilangan Research Center.
Irawan, H. (2018b). Spiritualitas Generasi Muda dan Media. In B. Budijanto (Ed.), Dinamika Spiritualitas Generasi Muda Kristen Indonesia (pp. 79–92). Yayasan Bilangan Research Center.
Knight, G. W. (1992). The Pastoral Epistles: A Commentary on the Greek Text (New International Greek Testament Commentary). Wm. B. Eerdmans Publishing Co.
Kristian, S. (2023). Strategi Pelayanan Pastoral bagi Remaja di Era Digital. SCRIPTA: Jurnal Teologi & Pelayanan Kontekstual, 16(2), 203–211. https://doi.org/10.47154/scripta.v10i2
Mounce, W. D. (2000). Pastoral Epistles (Vol. 46). Word Incorporated.
Nugraheny, D. E., & Setiawan, S. R. D. (2024, October 3). 197.054 Anak Indonesia Kecanduan Judi Online, Total Transaksi Capai Rp 293 Miliar. Kompas.com, 1–2.
Packer, J. I., Tenney, M. C., & Jr., W. W. (2004). Dunia Perjanjian Baru. Gandum Mas.
Pina, V., Somantik, H., Amid, M., Putralin, E., Teologi, S. T., Arastamar, I., Setia, (, & Ngabang, ). (2022). Tanggung Jawab Gembala Sidang Dalam Membimbing Kerukunan Hidup Jemaat di GSJA Anugerah SP IV Jangkang Kabupaten Sanggau (Vol. 4). https://doi.org/https://doi.org/10.55606/dikmas.v4i1.53
Prensky, M. (2009). H. Sapiens Digital: From Digital Immigrants and Digital Natives to Digital Wisdom.
Sagala, E. (2024). Pendeta Digital: Transformasi Fungsi Pastoral di Era AI dan Society 5.0. SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora dan Kebudayaan , 17(2). https://doi.org/10.36588/sundermann.v17i2.174
Sasono, D., & Boiliu, E. R. (2025). Pemanfaatan Teknologi Digital Bagi Efektivitas Penginjilandan Pemuridan Generasi-Z. GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies, 4(2), 43–49. https://doi.org/https://doi.org/10.46494/grafta.v4i2.79
Schreiner, T. R. (2019a). New Testament Theology: Memuliakan Allah dalam Kristus. Penerbit Andi.
Schreiner, T. R. (2019b). New Testament Theology: Memuliakan Allah dalam Kristus. Penerbit Andi.
Sitanggang, E. V. (2024). Peranan Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga guna Membendung Degradasi Moral Remaja Generasi Z di Era Disrupsi Teknologi. In Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani (Vol. 04).
Sonny Eli Zaluchu. (2025). Digital Religion: Agama dalam Kebudayaan Digital, Teologi, dan Sosiologi Agama (V.M Murwaningsih, Ed.). Penerbit Kanisius.
Sonora FM. (2023a, October 28). Viral! Siswa SMA Tantang Guru Berkelahi [Video recording]. Sonora FM.
Sonora FM. (2023b, October 28). Viral! Siswa SMA Tantang Guru Berkelahi [Video recording]. Sonora FM. https://www.youtube.com/watch?v=SxkuPVg0XoQ
Sutanto, H. (2002). Perjanjian Baru Interlinear Yunanu- Indonesia dan Konkordansi Perjanjian Baru (Vol. 2). Lembaga Alkitab Indonesia.
Syakilah, A., Maharani, K., Ferdiana, N., & Saifullah, A. (2025, August 29). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2024. Badań Pusat Statistic Indonesia. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/08/29/beaa2be400eda6ce6c636ef8/statistik-telekomunikasi-indonesia-2024.html
Tenney, M. C. (2001). Survey Perjanjian Baru. Gandum Mas.
Wallace, D. B. (1996). Greek Grammar Beyond the Basics: An Exegetical Syntax of the New Testament. Zondervan.
Wantalangi, R., Frinsisca Killa, A., & Eko Setiawan Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu Regen, D. (2021). Model Pembinaan Warga Gereja Bagi Generasi Milenial. In CARAKA. Online. https://ojs.sttibc.ac.id/index.php/ibc/article/view/55
Wiyono, S., Hanock, Edward. E., & Arwam, Bryan. A. (2025). Strategi Misi Digital Berdasarkan Survei Penetrasi Internet 2024: Adaptasi Penggunaan Media Sosial Generasi Z. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(1), 61–71. https://doi.org/10.69748/jrm.v3i1.216
Yuniarto, R., Djami, L., & Pane, E. (2023). Peran dan Tanggung Jawab Gembala Jemaat Berdasarkan Yohanes 21:15-17. https://jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/3189/2676
Zuck, R. B. (2011). A Biblical Theology of The New Testament. Gandum Mas.
DOI: https://doi.org/10.59177/veritas.v8i2.523
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Ivan Talakua, Yanuari Halawa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Alamat: Jln. Kyai Sono, No. 2, Kelurahan Genuk-Ungaran - Kabupaten Semarang, Prov. Jawa tengah
Publisher: Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara
Website: https://sttkn.ac.id/



.png)



.png)